History

SEJARAH BPK PENABUR BANDUNG

Badan Pendidikan Kristen Penabur Komisi Pembantu Setempat (KPS) Bandung didirikan 26 Mei 1959. Kota Bandung-lah yang menjadi saksi berdirinya BPK PENABUR, sebab BPK PENABUR dicanangkan kelahirannya di kota ini setelah melalui proses panjang dan berliku-liku.

Meskipun akhirnya pusat kegiatan BPK PENABUR dipindahkan ke Jakarta, KPS Bandung tak merasa kehilangan induk, dan tetap tegar serta berjalan semakin mantap mengemban misi mencerdaskan bangsa lewat dunia pendidikan.

Sekolah-sekolah yang kini dikelola KPS Bandung, pada awalnya merupakan peninggalan Belanda. Namun untuk melanjutkan misi mulia di bidang pendidikan tidaklah mudah. Yang pasti untuk menerima sekolah-sekolah dari Belanda, para tokoh pendidikan di Bandung saat itu harus melakukan serangkaian perundingan tingkat tinggi. Di Bandung, Pendeta O.E. van de Brug mewakili Nederlandsce Zending Vereeniging (NZV) dan Pendeta Tan Houw Siang selaku Sekjen BP Sinode Tiong Hoa Kie Tok Kauw Hwee Khu Hwee (THKTKHKH) Djawa Barat didampingi The Joe Twan, seorang guru dari Bandung, Liem Boen Liong (guru dari Cirebon) dan Lie Bo Tay  mengadakan perundingan untuk menentukan nasib sekolah-sekolah peninggalan Belanda.

Setelah perundingan itu, Ketua dan Sekjen BP Sinode THKTKHKH Djawa Barat  menghubungi notaris Tan Eng Kiam di Bandung untuk membuat akta. Dalam akta tertulis Yayasan Badan Pendidikan Kristen THKTKHKH Djawa Barat mendapat kewenangan untuk melanjutkan misi di bidang pendidikan.

Yayasan ini diketuai dr.Ong Teng Houw, sekretaris Liem Boen Liong, dan anggota Lie Bo Tay. Akta pendirian ditandatangani 19 Juli 1950 di Bandung. Karenanya fakta tidak bisa ditutup-tutupi, kotaBandung-lah yang menjadi saksi sekaligus tempat lahir BPK PENABUR.

Dalam operasionalnya, BPK PENABUR Bandung banyak melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga Kristen lainnya, terutama lembaga di bawah Gereja Kristen Pasundan (GKP).

Dalam mengelola SMP Kristen Bahureksa dan SMA Kristen Jalan Dago misalnya, BPK PENABUR dan BPPK GKP merasa perlu membentuk lembaga baru, yaitu BPSMKDB (Badan Pendidikan Sekolah Menengah Kristen Djawa Barat).

Guna mengembangkan SMA Kristen Jalan Dago, KPS Bandung dengan besar hati merelakan tenaga-tenaga pengajarnya yang terbaik bekerja di proyek itu. Tenaga-tenaga pengajar keluaran Kweek School (SGA) ditugaskan pada SD-SD Kristen Jalan Sudirman dan Jalan Kebonjati.

Ada yang berpendapat gerak KPS Bandung lamban, berbeda dengan KPS Jakarta. Akan tetapi dengan modal ketekunan dan iman, KPS Bandung terus melangkah maju. Sekolah-sekolah dasar yang dikelolanya pun terus berkembang. Murid dari tahun ke tahun terus bertambah.

Pada awalnya sekolah yang dikelola BPK PENABUR Bandung hanya dua. Namun berkat kasih Tuhan serta kerja keras para pengurus dan ditunjang pertumbuhan serta perkembangan penduduk kota Bandung, jumlah sekolah yang dikelola KPS Bandung bertambah banyak.

Seperti sekolah-sekolah yang dikelola BPK PENABUR Jakarta, sekolah-sekolah di lingkungan BPK PENABUR Bandung juga mempunyai sejarah masing-masing.

Saat BPK PENABUR Bandung terbentuk, kepengurusan terdiri atas Ketua Oei Sioe Lam, Wakil Ketua Lie Tjien Hoen, Sekretaris Thio Peng Hoey, Ie Peng Siem, dan Bendahara Kho Boen Kiat.  Pengurus inilah yang pada awalnya mengasuh dua sekolah hibah dari Belanda. Kedua sekolah itu adalah SD Kristen Pagi Citepus (Eerste Zending School); dan TK/SD Kristen Pagi Jalan Kebonjati. Pada tahun 1972, sekolah ini dipindahkan ke Jalan Jenderal Sudirman 246 Bandung, karena kompleks sekolah yang digunakan diminta kembali oleh BPPK GKP.

Pada saat ini BPK PENABUR Bandung memiliki sebelas kompleks sekolah. Ke-sebelas kompleks sekolah itu ada di Jalan Guntur No. 34, Jalan Pasirkaliki No. 157, Jalan Jenderal Sudirman No. 246, Jalan Jenderal Sudirman No. 638, Jalan Raya Cibeureum No. 92, Jalan Bahureksa No. 26, Jalan Dursasana No. 2-8, Kompleks Perumahan Taman Holis Indah, Kompleks Perumahan Singgasana, Kota Baru Parahyangan.

Kompleks sekolah itu tersebar secara merata di Bandung bagian Utara, Barat, Timur dan Selatan serta Kabupaten Bandung. Sarana penunjang untuk peserta didik juga dikembangkan menyusul semakin banyak murid yang sekolah di BPK PENABUR Bandung. Ini semua dilakukan dalam upaya menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang handal sesuai dengan tuntutan zaman.

BPK PENABUR Bandung memulai pelayanannya di bidang pendidikan dengan melanjutkan penyelenggaraan proses belajar mengajar pada dua sekolah dasar dan sebuah taman kanak-kanak yang dihibahkan Pemerintah Belanda.

Kedua sekolah itu adalah, Sekolah Dasar Kristen Pagi Citepus (Eerste Zending School) yang dihibahkan pada tahun 1950, sekarang dikenal sebagai SDK 1 BPK PENABUR. Setahun kemudian (1951) Belanda kembali menghibahkan Taman Kanak Kanak Kristen dan Sekolah Dasar Kristen Pagi Jalan Kebonjati No. 108 Bandung. SD Kristen Pagi ini  dikenal sebagai SDK 2 BPK PENABUR.

Sesuai dengan perkembangan zaman, sekolah-sekolah yang dikelola BPK PENABUR Bandung terus bertambah. Berikut adalah sekolah-sekolah yang dikelola BPK PENABUR Bandung.

TAMAN KANAK KANAK dan SEKOLAH DASAR

Pada tahun 1955 BPK PENABUR Bandung membuka Taman Kanak-Kanak Kristen dan SD Kristen Petang di Jalan Jenderal Sudirman No. 246. Pada tahun yang sama, SD Kristen 3 lahir. Sejumlah tokoh yang tercatat menjadi kepala sekolah TK dan SD tersebut adalah Ny. Elly Halim (Liem Tjeng Liong), Ny. Ong Hong Djiang, Andre Tristiyan, Tjartika Tjahjadi, dan Devy Anggraini.

Pada tahun 1957 SD Kristen Pagi Jalan Guntur lahir dengan kepala sekolah Ny. Lily Jonathan. Ia memimpin sekolah ini sejak 1957 – 1989.

Tahun 1962 SD Kristen Pagi Jalan Guntur pindah ke Jalan Kosambi No. 16. Tahun 1994 kompleks di Jalan Kosambi ditutup. TK dan SD yang selama ini melakukan aktivitas di jalan itu dipindahkan ke Jalan Guntur No. 34.  Beberapa tokoh yang pernah menggeluti dan mengabdi di sekolah-sekolah ini antara lain Ny. Ong Hong Djiang, Tan Sam Lian, Sandiawan M, Liana Dharmawati, Liliana Metiosaleh, Kurniasari H. Kurniawan.

Tahun 1969, BPK PENABUR Bandung mendirikan sekolah lagi, yaitu SD Kristen Jalan Suryani No. 2 Bandung. Namun tahun 1983, sekolah ini pindah ke Jalan Sudirman No. 638 menjadi SDK 6.  Sejumlah tokoh yang pernah dan sedang melayani di sekolah ini antara lain Ny. T. Gunawan dan SW Judie Lukardie.

Tahun 1996 TKK Taman Holis Indah lahir dengan kepala sekolah Tjartika Tjahjadi yang menjabat hingga 1998. Pada tahun yang sama SDK BPK PENABUR Taman Holis Indah lahir dengan kepala sekolah Tjartika Tjahjadi.

Tahun 1998 SDK 2 dan SDK 3 bergabung menjadi satu ke SDK 1.

Tahun 2005 dibuka Penabur International School untuk jenjang TK (Preschool & Kidergarten) di Jalan Bahureksa No. 26. Dan dua tahun berikutnya yaitu pada tahun 2007 dibuka untuk jenjang SD (Primary). Pada tahun ini juga lahir TKK PENABUR di kompleks Singgasana Pradana, Jalan Indra Prahasta Timur No.1.

Pada tahun 2008 sekolah di Kompleks Singgasana Pradana ini diresmikan, dan dibuka penerimaan untuk jejang SD tahun pelajaran 2008 – 2009.

Tahun 2014 BPK PENABUR Bandung membuka sekolah di kompleks Perumahan Kota Baru Parahyangan untuk tingkat TK dan SD, dan sudah mulai menerima siswa baru untuk tahun pelajaran 2014-2015. Kompleks BPK PENABUR ini masih menggunakan lahan dan prasarana sementara, Dan pada tahun 2016 BPK PENABUR Kota Baru Parahyangan sudah pindah ke tempat dan gedung yang baru milik BPK PENABUR Bandung.

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Tahun 1961 Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kristen BPK PENABUR Citepus lahir, beralamat di Jalan Jenderal Sudirman No.246. Sejumlah tokoh yang mengabdi dan melayani sekolah ini sebagai kepala sekolah, Ny. Lily Jonathan, Ny. Maudy TT Liem, dan anggota direktorium (1964): Ny. Puspayanti W, Ny. M. Souisa Gouw, Jimmy Wistarin, Indrajaya (1965 – 1969), G. Tedjosutikno (1970 – 1972). Sekolah ini kemudian dikenal sebagai SMPK 1 Pagi, dan pada tahun 1972 sekolah ini dipindah ke Jalan HOS Tjokroaminoto (Pasirkaliki) No. 157. Selanjutnya sejumlah tokoh pernah menjadi kepala sekolah ini, yaitu : Lie Sek Tiong (1973 – 1986), Elyazar Gunarsa (1986 – 1988), Matias Widodo (1988 – 1999), Lovanka H. Adam (1999 – 2013), dan Dra. Hartati Gunawan, M.Pd. (2013-sekarang)

Pada tahun 1969 di Kosambi No. 16 dibuka SMPK 2 Petang, terpilih The Joe Twan sebagai ketua direktorium, wakil The Gee Siong (Drs. Gideon Tedjosutikno dan tahun 1971 – 1973 sebagai kepala sekolah). Tahun 1974 – 1989 kepala sekolah dijabat oleh Ibu Shinta N. Noadja, BA. Kemudian pada tahun 1989 SMPK 2 Petang Jalan Kosambi No. 16 digabungkan ke SMPK 1 Pagi di Jalan HOS Tjokroaminoto 157 Bandung.

Tahun 1970 SMPK 3 Petang Jalan Suryani No. 2 lahir, dan tahun 1983 pindah lokasi ke Jalan Sudirman No. 638. Para tokoh pendidik BPK PENABUR yang pernah menjadi kepala sekolah adalah, J.M. Daniel (1970 – 1979), Marthen Tapilouw (1979 – 1983) dan Matias Widodo (1983 – 1988). Mulai tahun pelajaran 1988 – 1989, sekolah ini digabung dengan SMPK 5 (pagi) yang dipindahkan ke Jalan Jenderal Sudirman No. 638.

Tahun 1972 SMPK 4 Petang berdiri di Jalan HOS Tjokroaminoto No. 157, yang dikepalai oleh Jahja Karjanto W. Tahun 1994 SLTPK Petang Jalan Pasirkaliki No. 57 pindah ke Jalan Bahureksa No. 26. Lilis Tanumihardja adalah pendidik yang pernah menjabat sebagai kepala SMPK ini pada tahun 1994 – 1999. Kemudian dilanjutkan oleh Johanes Tri Yunianto, dan sekarang dijabat oleh Gabriella Andriani, S.Pd. M.M.

Tahun 1979, SMPK 5 Pagi Jalan Jenderal Sudirman No. 246 lahir. Namun pada tahun pelajaran 1984 dipindahkan ke Jalan Jenderal Sudirman No. 638. Ny. M. Souisa Gouw adalah kepala sekolah yang menjabat pada tahun 1979 – 1998. Kemudian diteruskan oleh Yap Tjoe Siang, Lusi Mekarwati dan sekarang kepala sekolah dijabat oleh Jane Simon, M.Si.

Tahun 1998 SMPK Pagi Taman Holis Indah dibuka. Johanes Tri Yunianto dipercaya BPK PENABUR Bandung sebagai kepala sekolah untuk periode 1998 – 1999. Kemudian diteruskan oleh Rita Wanti, Timotius Tjandra dan sekarang SMPK ini dipimpin Wiyardi ST.

Tahun 2013 dibuka Penabur International School untuk tingkat SMP (Seconday) yang sekarang dikepalai oleh Ray Ardi, ST.

Tahun 2014 sekolah BPK PENABUR di Kompleks Singgasana Pradana mulai membuka tingkat SMP, dan sudah menerima siswa untuk tahun ajaran 2014-2015. Sekolah ini dipimpin oleh Jati Budiawati, Dra.

SEKOLAH MENENGAH ATAS

Tahun 1965 adalah tahun di mana BPK PENABUR Bandung memiliki sekolah menengah atas untuk yang pertama di Jalan Kosambi No. 16, dikenal dengan nama SMAK 1 Petang. Proses belajar mengajar dilakukan pada petang hari. Tahun 1971 SMAK 1 Petang ini pindah ke Jalan Pasirkaliki, dan menjadi SMAK 1 Pagi.

Tokoh-tokoh yang pernah menjadi kepala SMAK ini, Kwee Hok Goan (1965 – 1967); dan anggota direktorium (1967 – 1978): G. Tedjosutikno, W. Nababan, Nanny Tjahjadi, Mustika, The Joe Twan (1968 – 1986), Iwan Tedjasukmana, Boniwidiarti Bunjamin, dan sekarang dipimpin oleh Stephanus Abednego, S.T., M.Kom..

Tahun 1976 SMAK 2 Petang Jalan Pasirkaliki No. 157 lahir. Tercatat pendidik yang menjabat kepala SMAK Petang Jalan Pasirkaliki ini, Iwan Tedjasukmana (1976 – 1982), Marthen Tapilouw (1982 – 1990), Stan G. Sorluri (1990 – 1993),  Okky G. Winoto, dan sekarang sekolah ini dipimpin oleh Debora Lilimihardja, M.Pd., M.Kom.

Tahun 1982 BPK PENABUR Bandung membuka SMAK 3 di Jalan Raya Cibeureum No. 92. Tidak seperti SMAK sebelumnya, proses belajar mengajar di SMAK 3 ini langsung diselenggarakan pada pagi hari. Iwan Tedjasukmana kembali dipercaya untuk menjadi kepala sekolah pertama sampai dengan tahun 1988. Setelah itu Sutrisna (1988 – 1993), Stan G. Sorluri (1993 – 1998), Jap Tjiu Siang, dan sekarang dipimpin oleh Idia Tjahjani, Dra.

Tahun 2013 sekolah BPK PENABUR di kompleks Taman Holis Indah membuka jenjang SMA untuk siswa tahun ajaran 2013-2014. Sekolah ini pernah dipimpin oleh Timotius Tjandra, dan sekarang dipimpin oleh The Yulianti, M.Pd.

SEKOLAH KEJURUAN

Tahun 1971, BPK PENABUR Bandung memiliki Sekolah Pendidikan Guru Kristen. Proses belajar mengajar dilakukan pada petang hari. Namun tahun 1975, sesuai dengan kebijakan pemerintah, sekolah ini tidak lagi menerima murid. J.M. Daniel tercatat sebagai satu-satunya kepala sekolah ini.

BPK PENABUR Bandung juga mempunyai sekolah farmasi yang lahir tahun 1963, di Jalan Jenderal Sudirman No. 246. Sekolah ini awalnya bernama Sekolah Asisten Apoteker (SAA) yang kini menjadi Sekolah Menengah Farmasi Kristen (SMFK). Proses belajar mengajar dilakukan pada petang hari dan dipimpin oleh Kwee Hok Goan. Tahun 1977, SMFK pindah ke Jalan Pasirkaliki No. 157. Tahun 1995 sekolah kejuruan ini pindah lagi ke Jalan Raya Cibeureum No. 92 Bandung.

Sejumlah tokoh yang pernah menjabat kepala sekolah kejuruan ini setelah dipimpin oleh Kwee Hok Goan, yaitu : Lili J. Iskandar, Erni Nelwan, Nindya Santoso, dan Linawati. Sekarang sekolah ini dipimpin oleh Vania Sayora Yuhar, S.Si.Apt.

 

<updated Maret 2017>